Bikin Kerumunan Warga, Polres Jakut Tetapkan Tersangka Acara Barongsai di PiK

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Pasca pembubaran acara barongsai di Pantjoran Pantai Indah Kapuk, Golf Island, Pulau Reklamasi Pantai Maju, Penjaringan, Jakut.Akhirnya, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Jakut menetapkan penanggung jawab pemilik rumah makan yang menyajikan acara tersebut berinisial BJ.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jakut AKBP Dwi Prasetyo, BJ dituduh telah melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Dimana dalam bunyi
Pasal 93 tersebut setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan.

“Kami sudah menetapkan tersangkanya satu orang,” kata Dwi kepada wartawan, Rabu (17/2).

Namun, dia menuturkan, penyidik tidak bisa menahan BJ lantaran ancaman hukumannya dibawah 5 tahun atau denda Rp100 juta.

“Yang bersangkutan tidak ditahan mengingat ancaman hukuman hanya satu tahun,” ungkapnya.

Sebelumnya, sempat beredar sebuah video kegiatan barongsai bagian rangkaian dari acara Imlek pada Minggu(14/2).Kegiatan itu, menimbulkan kerumunan orang yang dapat menimbulkan penyebaran covid 19.

“Kami bubarkan melalui instansi terkait termasuk Satgas Covid itu langsung kita segel,” kata Kapolres Jakut Kombes Pol Guruh Arif Darman kepada wartawan, Selasa (16/2). LN-SAP

Related posts