Rekreasi Gratis ke Ancol Untuk Ketua RT/RW dan Jumantik

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews – Dalam rangka program apresiasi petugas pemerintahan tingkat RT/RW dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Taman Impian Jaya Ancol memberikan liburan gratis untuk petugas beserta keluarganya sebanyak 170 ribu orang.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., Teuku Sahir Syahali, mengatakan Mereka masing-masing diperbolehkan mengajak maksimal empat anggota keluarga yang terdaftar dalam kartu keluarga dan Tim Jumantik.

“Mereka dapat memilih satu unit rekreasi, yakni Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventures, Ocean Dream Samudra, atau Sea World Ancol. Mereka akan diberikan QR Code sebagai tiket masuk,” ujar Teuku dalam keterangannya, Senin (2/9/2019).

Peserta gelombang kedua sebanyak 4.905 orang berasal dari wilayah Petojo Utara, Duri Pulo, Koja, Srengseng, Meruya Selatan, Joglo, Cipete Utara, Petogogan, Kramat Pela, Kebon Manggis, Jatinegara Kaum, dan Pulau Panggang.

Lurah Koja, Frimelda Novarita, SE yang mendampingi warganya di Kolam Renang Atlantis mengatakan, program ini sebagai apresiasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswrdan terhadap warganya yang sudah membantu tugasnya di kewilayahan.

“Sebelumnya Pak Gubernur juga memberikan wisata gratis kepada anak-anak PPSU. Hari ini giliran RT, RW dan Jumantik,” kata Frimelda.

Menurutnya, hal ini sangat menarik karena warga bisa menikmati wisata gratis bersama keluarga. “Untuk warga Koja yang mengikuti wisata gratis ini sekira 750 an dibagi 4 tempat,” terangnya.

Terkait program kewilayahan, ia menerangkan sedang melakukan penataan trotoar dan penataan saluran got. “Saya mengingatkan warga untuk membuang sampah pada tempatnya,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, atas permintaan warga RW 09 agar di sisi kali Sunter dipasang pagar. Selanjutnya akan dilakukan penghijauan di sepanjang pagar.

“Kita berharap tahun ini sudah terlaksana. Kami sudah koordinasi dgn Dinas Kehutanan DKI,” ungkapnya. LN-AZA

Tue Sep 3 , 2019
Jakarta, LiraNews — Duel maut ala Gladiator antar pelajar yang menewaskan seorang siswa SMA berinisial A (17) salah satu siswa SMK di Kecamatan Gunung Putri Bogor menjadi perhatian serius Komisi Nasional Perlindungan Anak. Sebab kasus Gladiator ini terus berulang dan terulang lagi tanpa penyelesaian yang mengakar pada persoalan prilaku kekerasan […]